Algoritma Perulangan

1. Bentuk Pengulangan FOR

Bentuk pengulangan ini adalah yang paling sederhana, jika kita ingin melakukan aksi sebanyak N kali, maka kita bisa (dan sebaiknya) menggunakan bentuk pengulangan ini. Pengulangan dilakukan mulai dari suatu indeks awal, sampai dengan indeks akhir, misalnya:

for i:=1 to 5 do writeln(‘Hello’);

akan mencetak 5 kali kata hello. Indeks loop (dalam kasus ini i) berguna karena dapat diakses di dalam loop, seperti ini:

for i:=1 to 5 do writeln(i);

yang akan mencetak angka 1 sampai dengan 5.  Bentuk loop ini sangat sederhana, karena kita bisa memastikan bahwa loop pasti akan berhenti, yaitu ketika nilai indeks sudah sama dengan nilai akhirnya.
Perhatian: Anda disarankan untuk TIDAK mengubah INDEKS LOOP dalam program, seperti ini:

for i:=1 to 5 do i:=i+2;

Karena hasilnya mungkin tidak dapat diprediksi

Contoh 1
Var
I:Integer;
Begin
   For I:= 1 to 2 Do
    Begin
       Write(‘Pascal’);
      Writeln(‘Turbo’);
   End;
End.
Bila program dijalankan akan menghasilkan:
PascalTurbo
PascalTurbo

Contoh ke2
Var
I:integer;
Begin
    For I:=5 downto 1 do
      Begin
          Writeln(I);
     End;
End.
Bila program dijalankan maka akan menghasilkan:
5
4
3
2
1

2. Bentuk Pengulangan WHILE – DO

Terkadang jumlah pengulangan yang akan dilakukan belum diketahui diawal sehingga kita tidak bisa menggunakan bentuk perulangan for. Bentuk loop ini adalah

while (kondisi) do
begin
aksi;
end;

Aksi dalam while akan dilakukan selama kondisi memiliki nilai true, dan aksi mungkin tidak dilakukan sama sekali jika di awal loop kondisi sudah bernilai false. Hal yang perlu diperhatikan dalam loop ini adalah kepastian bahwa loop akan berhenti (bahwa suatu saat kondisi akan bernilai false).

Contoh 1

Var
I:Integer;
Begin
   I:=0;
   While I<5 d=Do
Begin

           Writeln(I);
           I:=I+1;
      End;
End.

Bila Program Dijalankan akan menghasilkan
0
1
2
3
4

3. Bentuk Pengulangan REPEAT – UNTIL

Bentuk pengulangan while do mungkin tidak pernah mengeksekusi instruksi di dalam loop satu kali pun jika kondisi sudah tidak terpenuhi. Jika diinginkan agar minimal sebuah aksi dieksekusi sekali, maka gunakan bentuk perulangan repeat until

repeat
aksi;
until kondisi;

Aksi akan diulangi sampai kondisi bernilai true. bentuk ini sama saja dengan:

aksi;
while (not kondisi) do  
begin  
aksi;  
end; 

Karena loop repeat bisa dikonversi ke bentuk while, maka hal yang perlu diperhatikan sama yaitu bahwa loop pasti akan berhenti.

Contoh

Var
I:Integer
Begin
I:=0;
Repeat
I:=I+1;
Writeln(I);
Until I=5;
End.

Bila Program Dijalankan akan menghasilkan
0
1
2
3
4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s